Sakit dan Sang Penyembuh

May 19, 2011 | In: info

Siapapun pastilah tidak mau sakit, sekalipun dibayar berjuta-juta tak terhingga bilangannya. Tetapi Allah menciptakan penyakit supaya kita mengerti arti kesehatan. Penyakit adalah sebuah bentuk ujian keimanan. Orang-orang yang berhasil lolos darinya adalah orang-orang yang bersabar dan berikhtiar untuk kesembuhannya.

Allah menjanjikan pengangkatan dosa dan kesalahan kepada si sakit. Tetapi hanya kepada dia yang berikhtiar untuk kesembuhan dan bersabar sesudanya. Orang-orang yang meminta segera disudahkan penderitaannya melalui kematian tiadalah beroleh rahmat.

Penyakit dan rasa sakit muncul di badan kita karena adanya metabolisme yang terganggu, ada organ yang tidak bekerja normal, atau karena dimakan usia ada organ yang sudah afkir dan kelelahan bekerja.

Asupan yang kita berikan ke tubuh adalah salah satu penentu bekerja normalnya organ-organ tubuh, mengalirnya darah dengan lancar dan bekerjanya otak dan hati secara sinergis.

Kata penyakit di dalam bahasa Arab adalah al-mardlu dan selalunya dibarengi dengan kata syifaaun (obat). Artinya semua penyakit yang diciptakan oleh Allah ada obatnya. Hanya saja kedangkalan berfikir dan ilmu manusia belum mampu menemukan obat-obat setiap penyakit.

Di dalam Al-Quran, Allah menyebutkan beberapa sumber pengobatan itu. Sebagaimana Dia telah merangkaikan sebuah kalimat indah dalam QS An-Nahl : 68-69

Wa auhaa (Dan  telah mewahyukan) rabbuka (Tuhanmu) ilaa (kepada) an-nahl (lebah), anittakhidzii (“Buatlah) min al-jibaali (di bukit-bukit) buyuutan (sarang-sarang) wa min asysyajari (dan di pohon-pohon kayu) wa mimma ya’risyuun (dan di tempat-tempat yang dibuat manusia)

tsumma (kemudian) kulii (makanlah) min kulli (dari tiap-tiap (macam)) atstsamaraati (buah-buahan) faslukii (dan tempuhlah) subula (jalan-jalan) rabbika (Tuhanmu)  dzululan (yang telah dimudahkan). Yakhruju (keluar) min (dari) buthuunihaa (perut lebah itu) syaraabun (cairan) mukhallifun (yang bermacam-macam) alwaanuhaa (warnanya), fiihi (di dalamnya) syifaaun (terdapat obat) linnaasi (bagi manusia) inna (Sesungguhnya) fii dzaalika (pada yang demikian itu) la aayaatin (benar-benar terdapat tanda) li qaumin (bagi orang-orang) yatafakkaruun (yang memikirkan).

Media Pengobatan  yang dihasilkan lebah (Madu, propolis, Beepollen dan Royal Jelly) adalah penguat tubuh untuk bertahan dan melawan keganasan penyakit. Allah menciptakan media dari lebah ini dengan beragam jenis dan warna, yang kesemuanya tentunya memiliki nilai pengobatan yang berbeda pula. Hanya manusia yang berfikir yang mampu menemukan kekhasan tsb.

Karena penyakit dan kesembuhannya adalah milik Allah, maka kepadaNya pula kita sepatutnya bermohon selalu.

Allahumma ‘aafinii fii badanii. Allaahuma ‘aafinii fi sam’ii. Allaahumma ‘aafinii fii basharii. Allaahumma innii a’uudzu bika minal kufri wal faqri. Allahumma innii a’uudzu bika min ‘adzaabil qabri laa illaaha illaa anta (HR. Abu Dawud)

Allahumma (Ya Allah) aafini (sehatkanlah) fii badani (tubuhku). Allahumma (Ya Allah) aafinii (sehatkanlah) fii sam’ii (pendengaranku). Allahumma (Ya Allah) aafinii (sehatkanlah) fii basharii (penglihatanku). Allahumma (Ya Allah) inni (sesungguhnya aku) a’udzubika (aku berlindung kepadamu) min al-kufri (dari kekafiran) wa al faqri (dan kefakiran). Allahumma (Ya Allah) inni (sesungguhnya aku) a’uudzu (aku berlindung) bika (kepadamu) min (dari) ‘adzaabi al qabri (siksa kubur) laa (tiada) ilaaha (Ilah) illaa (kecuali) anta (Engkau).

Kepada mereka yang sakit, doakanlah :

Allaahumma rabbannaasi Adzhibil ba’sa isyfi antasysyaafii.La syifaa-a illaa Syifaa-uka Syifaa-an laa yughaadiru saqamaa

Allahumma (Ya Allah)  rabbannaasi (Tuhan manusia) adzhib (jauhkanlah) al-ba’sa (kesukaran/penyakit), isyfi (sembuhkanlah) anta (Engkaulah) syaafii (Penyembuh) laa (tidak ada) syifaan (obat) illaa (kecuali) syifaauka (obatMu) syifaan (yaitu obat) laa (yg tidak) yughaadiru (meninggalkan) saqamaa (penyakit lain) (HR. Bukhari- Muslim)

Ya,  Allah jika penyakit ini adalah ujian keimanan untuk hamba, maka sabarkan hamba menghadapinya, ampunkan dosa dan kesalahan hamba dan tambahkan ketakwaan hamba kepadaMu.

2 Responses to Sakit dan Sang Penyembuh

Avatar

H. Udin

May 22nd, 2011 at 2:48 pm

Ini yang penting..hanya Allah yg bisa menyembuhkan…sukses untuk sedekah.net dengan produk andalannya..

Avatar

snet

May 22nd, 2011 at 11:40 pm

ya Pak H.Udin, itu yg paling penting, menancapkan dalam-dalam cuma Allah yg bisa menyembuhkan, sedangkan kita diwajibkan ikhtiarnya, kami sedang membentuk “Komunitas Dokter Sunnah di Sedekah.net, silahkan kunjungi http://doktersunnah.sedekah.net, ajak teman dan saudara….saatnya sehat dan sembuh dengan petunjuk Allah dan Rosulnya, salam

Comment Form

You must be logged in to post a comment.

Support Online


Marketing :


online

 


online

 

==================

 

08777.888.5540 (Call/SMS)

 

Solusi Terbaik


RAHASIA SEHAT dan SEMBUH

Resep dari SANG PENCIPTA


sUPER HERBAL ANNAHL


Berkah Tangan dan Doa Yatim Duafa

Begitu
indah Rasulullah Saw. menggambarkan kemuliaan para penyantun anak yatim.
Berbahagialah Anda yang telah atau tengah mencurahkan perhatian kepada "benih-benih"
unggul penghias taman surga itu. Karena dengan begitu, Anda tak hanya sedang
berinvestasi untuk akhirat kelak, tapi juga tengah mengumpulkan pundi-pundi
keberkahan hidup
.